KEADILAN DALAM WARIS ISLAM

Banyak orang mempertanyakan keadilan dalam hukum waris Islam. Sebelum mencari keadilan perlu kita samakan terlebih dahulu persepsi kita tentang keadilan itu sendiri. Jangan- jangan keadilan yang anda cari bukan keadilan yang saya fahami dan bukan juga keadilan yang dimaksud dalam Islam.

Jika keadilan yang anda maksud adalah pembagian sama rata maka persepsi anda berbeda dengan persepsi saya dan berbeda dengan keadilan dalam pandangan Islam. Jika keadilan yang anda maksud adalah mengakomodir hawa nafsu manusia maka persepsi anda tidak sama dengan keadilan dalam pandangan Islam.

Jika anda menganggap bahwa keadilan itu adalah keseimbangan dan proporsional maka persepsi kita telah sama dan sejalan dengan pandangan Islam yang mengajarkan untuk menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Kita temukan dalam teks islam ungkapan:

فَقَالَ لَهُ سَلْمَانُ: إِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَلِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا وَلِأَهْلِكَ وَلِضَيْفِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، فَأَعْطِ كُلَّ ذِي حَقٍّ حَقَّهُ. فَأَمَّا النَبِيّ – صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -، فَذُكِرَ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: “صَدَقَ سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ”.

Artinya : Salman al-farisi berkata kepada abu darda’: Tuhanmu punya hak katas dirimu, begitu juga dengan istrimu, tetamumu maka berikanlah hak itu kepada masing-masing. Lalu perkataan salaman dikonfirmasi oleh abu darda kepada nabi saw, nabi saw bersabda: benar yang dikatakan oleh salman al-farisi. (HR.Bukhori)

Begitu juga dengan hadist berikut ini:

عن شُرحبيلَ بن مسلم :سمعتُ أبا أُمامة، قال: سمعتُ رسولَ الله يقول: “إنَّ الله عز وجل قد أعطى كلَّ ذي حق حقهُ، فلا وصيةَ لِوارثٍ.
Artinya : Sesungguhnya Allah swt telah memberikan hak kepada yang berhak, ahli waris tidak berhak atas wasiat. (HR.Abu Daud)

Begitu juga perlu kita sama kan persepsi tentang siapakah yang bisa dipercaya dapat berlaku seadil-adilnya?, jika anda menganggap seorang manusia dapat berlaku seadil adilnya maka persepsi anda berbeda dengan persepsi saya dan berbeda dengan pandangan Islam.

Jika anda menganggap bahwa yang dapat berlaku seadil-adilnya adalah Allah ‘azza wa jalla maka persepsi kita sama dan sejalan dengan aqidah dalam Islam.

Perhatikan teks berikut:

فقالَ:”فمَنْ يَعْدِلُ إذا لمْ يَعْدِلِ اللهُ ورسولُهُ؟! رَحِمَ اللهُ موسى قد أوذِيَ بأكثرَ مِن هذا فَصَبَرَ”.

Artinya : Rasulullah saw bersabda (saat ada munafiq yang memprotes pembagian ghonimah) : Jika Allah swt dan RasulNya kau anggap tidak adil, maka siapakah yang kau anggap adil ? (HR.Bukhori).

Jika kita menuntut keadilan dalam hukum waris islam maka yakinlah bahwa keadilan itu akan kita dapatkan dalam pembagian waris yang telah di tetapkan oleh Allah dan RasulNya di dalam Al-Qur’an dan Sunnah.

Wallahu ‘alam.

 

Oleh : Ustadz Ahmad Bisyri Syakur, MA

(Konsultan Zaid bin Tsabit Waris Center)

*

*

Top